Masalah asmara memang bukan dari keahlianku. Tapi bukan berarti aku tak bisa merasakan apa itu sayang dan apa itu cinta. Semua aku rasakan dengan kebimbangan. Haruskan aku nyatakan? Mungkin orang bilang aku hanya seorang pengecut. Hanya bisa menyayangi seorang wanita tapi tak berani menyatakan. Aku juga sebenarnya tidak ambil pusing dengan hal itu. Kalimat bijak "menyayangi tanpa harus memiliki" mungkin kata yang tepat untuk masalah asmaraku. Menyayangi seseorang adalah nikmat yang tak terhingga buatku. Dengan melihatnya rasa sayang ini semakin tumbuh pesat tanpa dia sadari. Memang sulit rasanya menahan rasa ini yang semakin membengkak. Tapi apa daya keberanianku kalah dengan ketakutanku. Jika berani memiliki juga harus berani kehilangan. Mungkin itu yang membuatku takut akan memiliki seseorang. Aku memang bukan tipe orang yang suka berganti pasangan seperti teman-temanku yang lain. Tapi aku belajar dengan mereka saling berbagi pengalaman. Itu hanya sekelumit masalah yang aku hadapi masih banyak masalah yang harus dihadapi di depan. Mulai merancang masa depan untuk anak istriku kelak. Karena jodoh sudah ada yang mengatur, mungkin saja Dia masih menyimpan seorang wanita untukku kelak.
Saat ini teman-teman lah yang masih setia membuatku tersenyum. Tidak seperti rasa sayang dan perhatian yang hanya datang sesaat dan hilang entah kemana hanya menyapaku sekejap. Itu lebih menyakitkan dari seseorang yang lupa akan temannya. Karena teman bisa dicari tapi kasih sayang dan perhatian susah dicari. Meyakinkan dia bahwa aku masih di sini untuknya bukanlah hal mudah. Kalian pasti berpikir aku mempunyai perasaan seperti perempuan. Ingin disayang dan diperhatikan. Bukan hanya perempuan saja yang menginginkan itu pria juga sama. Karena seorang pria juga menginginkan tempat untuk bersandar saat lelah berjalan dengan perhatian dan kasih sayang seorang wanita rasa itu bisa hilang dengan sekejap. Begitulah kekuatan hati wanita, itupun setitik dari keseluruhan kekuatan yang mereka miliki.
Blog ini berguna juga untuk ajang curhat bagi orang yang tertutup sepertiku. Berbagai macam kata-kata dan kalimat yang sebenarnya ingin aku luapkan ke seorang sahabat justru aku luangkan di sini. Tak peduli semua orang membaca blog ini. Karena niatku berbagi apa yang aku rasakan dan mungkin saja ada seorang pembaca yang ingin juga berbagi pengalaman aku akan senang menyambutnya.
No comments:
Post a Comment