Tuesday, 6 June 2017

MAKALAH E-CURRENCY DAN CARA PENGGUNAANNYA

MAKALAH E-CURRENCY DAN
CARA PENGGUNAANNYA



Kelas: KSI-1
Dosen: Irawan Afrianto, M.T.

Disusun Oleh:
Yusuf Adi Mirzaman              10113369



PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
2017

DAFTAR ISI




DAFTAR GAMBAR



KATA PENGANTAR

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak bisa dipisahkan dari transaksi entah itu untuk hal kecil maupun besar. Dahulu sebelum ditemukannya uang orang-orang masih menggunakan barter untuk bertransaksi dengan orang lain. Sekarang setelah ditemukannya uang orang-orang semakin mudah bertransaksi karena ada alat tukar atau pembelian yang baku pada suatu wilayah / negara.
Di setiap negara ada mata uangnya masing-masing. Di Indonesia kita kenal denga Rupiah (Rp). Namun, karena di setiap negara mata uangnya berbeda menyulitkan kita untuk bertransaksi ataupun menentukan standar harga untuk seluruh dunia maka dari itulah ada satu mata uang yang dijadikan patokan harga di seluruh dunia yaitu Dollar Amerika (USD).

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Internet sudah menjadi kebutuhan pokok untuk sebagian kalangan. Dengan internet, kita bisa mendapatkan informasi dengan mudah dan cepat. Semakin berkembangnya internet, muncullah fasilitas-fasilitas di internet yang bisa kita gunakan seperti e-mail, e-banking, e-commerce, dll. Fasilitas-fasilitas tersebut bisa saling berhubungan, misalnya e-banking dengan e-commerce untuk membudahkan transaksi, penyedia layanan e-commerce juga menyediakan layanan e-banking untuk memudahkan bertransaksi.
E-commerce sendiri tidak hanya ada di Indonesia. Namun seluruh dunia juga menggunakan e-commerce untuk memudahkan memasarkan produknya. Jika kita ingin membeli barang dari luar negeri pasti akan kesulitan jika memakai e-banking dan tentunya ada biaya tambahan saat bertransaksi. Dari situlah muncul e-currency untuk memudahkan kita bertransaksi lintas negara. Di sini kita akan membahas apa itu e-currency, kegunaan, keunggulan dan cara memakai e-currency.

Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang sudah dipaparkan bisa kita tarik permasalahan:
1.                   Apa itu e-currency?
2.                   Apa kegunaan e-currency?
3.                   Apa keunggulan e-currency?
4.                   Bagaimana cara memakai e-currency?

Tujuan Pembahasan

Makalah ini bertujuan untuk:
1.                   Memberikan pengertian e-currency.
2.                   Memberti tahu kegunaan e-currency.
3.                   Memberi tahu keunggulan e-currency.
4.                   Memberi tahu bagaimana cara memakai e-currency.

BAB II

ISI

Pengertian E-currency

Di era internet yang semakin maju seperti sekarang, banyak hal bisa dilakukan menggunakan internet bukan hanya untuk bertukar informasi namun juga bertransaksi. Di Indonesia sendiri toko online sudah mulai menjamur seperti lazada, blibli, tokopedia, bukalapak, dll. Jika kita bertransaksi masih dalam satu negara prosesnya akan lebih mudah bisa dengan tranfer via bank atau mengisi saldo pada situs toko online tertentu. Namun, bagaimana jika kita ingin bertransaksi lintas negara? Jika menggunakan transfer via bank mungkin akan terasa kesulitan, maka dari itu muncullah e-currency yang memudahkan kita untuk bertransaksi lintas negara.
E-currency, atau yang bisa juga disebut sebagai mata uang elektronik adalah jenis uang yang hanya dapat digunakan secara online. Penggunaan e-currency ini semakin populer di kalangan pebisnis online karena beberapa keunikannya, yaitu:
1.                   Tidak Berwujud
Karena hanya dilakukan untuk transaksi online, e-currency bersifat maya atau tak berbentuk fisik, sehingga Anda tidak dapat menaruhnya dalam dompet ataupun berbelanja secara langsung dengan e-currency yang Anda miliki. Meskipun begitu, sifat ini justru menonjolkan sisi praktis e-currency yang memungkinkannya untuk dibelanjakan secara online.
2.                   Bersifat Universal
Peran e-currency dalam dunia trading online adalah sebagai sistem pembayaran yang menjembatani kegiatan transaksi trader di seluruh dunia. Perbedaan nilai tukar mata uang di tiap negara tentu akan merepotkan Anda yang ingin melakukan transaksi jual beli ke luar negeri. E-currency memungkinkan setiap penjual dan pembeli online untuk bertransaksi tanpa perlu repot-repot memikirkan nilai tukar mata uang negara asal dan sistem transfer dari bank lokal.
3.                   Berlaku Untuk Transaksi Online
Kemampuan e-currency sebagai mata uang yang digunakan di dunia maya memang hanya terbatas pada transaksi online. Namun di zaman globalisasi ini, jual beli online semakin diminati karena kemudahan dan kecepatan transaksinya. Dengan adanya e-currency, Anda akan semakin mudah melakukan transaksi untuk kegiatan jual beli berbagai macam barang dan jasa yang tersedia secara online.
Selain e-currency ada juga bitcoin yang bisa digunakan untuk transaksi online. Namun berbeda dengan e-currency yang sudah paten, bitcoin masih dalam tahap uji coba, nilai tukarnya tidak menentu dan masa depannya tidak bisa diprediksi meskipun begitu pengguna bitcoin terus bertambah seiring jalannya waktu.

Beda E-currency Dengan Bitcoin

Jika e-currency tidak berwujud, bersifat universal, dan hanya berlaku untuk jual beli online, lalu apa beda e-currency dengan bitcoin? Sekilas, kedua mata uang digital ini seperti memiliki kesamaan. Namun perbedaan yang paling mendasar dari e-currency dan bitcoin adalah nilai tukar dan cara perolehannya. 
Bitcoin adalah mata uang virtual yang memiliki nilai tukar sendiri terhadap jenis-jenis mata uang lain. Nilai kurs bitcoin ditentukan oleh sistem, yang untuk mendapatkannya, Anda bisa menukarkan uang Anda ke dalam satuan bitcoin agar dapat menggunakannya secara online.
Sedangkan e-currency adalah simpanan uang dalam bentuk elektronik yang Anda depositkan pada suatu sistem pembayaran online. Nilai e-currency umumnya dihitung dalam satuan USD, sehingga nilai tukarnya juga menganut hitungan dari Dolar AS. Contoh lebih lanjut untuk mengenali perbedaan e-currency dan bitcoin adalah sebagai berikut:
Saat ini Anda memiliki uang sebanyak Rp5,000,000,-. Jika Anda ingin bertransaksi online dengan bitcoin, maka Anda tinggal mendaftar di situs penyedia bitcoin. Misalkan saat ini kurs beli bitcoin ke Rupiah adalah Rp4,309,538,- maka bitcoin yang Anda dapatkan adalah 1.16. Dengan jumlah itulah kemudian Anda bisa melakukan transaksi online pada situs-situs yang melayani pembayaran dengan bitcoin.
Akan tetapi, apabila Anda lebih memilih untuk trading online dengan e-currency, maka Anda dapat membuka akun pada salah satu sistem pembayaran online atau e-payment. Jika kurs beli USD saat ini mencapai Rp12,150,- maka saldo pada akun Anda akan terisi dengan e-currency senilai $411.52. Dengan jumlah e-currency tersebut, Anda dapat melakukan transaksi online di situs-situs yang menerima transfer pembayaran dari sistem e-payment yang sama dengan yang Anda gunakan.

Keunggulan E-currency

Meskipun saat ini sistem perbankan juga menyediakan fasilitas pembayaran online dengan wire transfer, namun proses transaksi dari bank-bank pada umumnya membutuhkan waktu lama dan cenderung berbelit-belit, terutama jika Anda melakukan transaksi berskala internasional.

Sebaliknya, proses pembayaran dengan e-currency akan meminimalisir waktu yang dibutuhkan untuk transaksi pembayaran atau penarikan secara online. Selain itu, universalitas e-currency memudahkan setiap klien untuk bertransaksi di semua situs online dari berbagai negara.

Secara umum, keunggulan-keunggulan e-currency adalah sebagai berikut:
·  Tidak dapat dipalsukan
·  Dapat dipakai untuk melakukan pembayaran atau penarikan online hampir tanpa delay.
·  Mengambil pinjaman
·  Sistem keamanan pada akun e-payment dapat menjamin kerahasiaan identitas dan mencegah campur tangan pihak ketiga.
·  Bersifat independen, karena hanya Anda sendiri yang dapat memantau semua transaksi pembayaran, penarikan, transfer, dan kegiatan keuangan lain pada akun e-payment Anda.

Kegunaan E-currency

Dibanding sistem pembayaran dan penarikan lewat transfer bank, penggunaan e-currency lebih memudahkan Anda untuk melakukan transaksi ke berbagai negara di dunia. Misalnya, kegiatan trading seperti spot forex dan binary options yang banyak disediakan broker luar negeri, akan lebih mudah dilakukan jika pembayaran dan penarikannya diproses lewat e-payment yang menaungi akun e-currency Anda. Hal ini dikarenakan, persyaratan pembayaran lewat wire transfer dinilai lebih merugikan dari segi waktu dan biaya.
Jika Anda adalah trader forex atau binary options, memiliki akun e-currency akan membantu Anda untuk melangsungkan proses deposit dan penarikan secara cepat dan mudah. Saat ini, banyak broker forex yang menerima pembayaran deposit dan penarikan dengan e-currency. Metode transaksi yang dilakukan dengan e-currency secara umum memiliki kondisi dan persyaratan yang lebih baik jika dibandingkan dengan sistem pembayaran lewat wire transfer maupun credit card
Di broker Exness misalnya,  penarikan dengan wire transfer dan kartu kredit membutuhkan waktu setidaknya 3-5 hari, sedangkan penarikan yang dilakukan lewat e-currency dari broker tersebut dapat tereksekusi secara instan. FBS juga memiliki kondisi yang serupa, karena baik dalam proses pembayaran maupun penarikan, transaksi dengan e-currency diproses secara instan dan memiliki komisi yang lebih rendah daripada transfer melalui bank, yang prosesnya bisa berlangsung selama 5-7 hari kerja. Sementara itu, MFX Broker juga memiliki penawaran yang hampir sama. Broker yang dulunya bernama Masterforex ini membutuhkan waktu sekitar 0-3 jam untuk proses pembayaran atau penarikan dengan kredit. Sementara fasilitas yang disediakan dari e-currency semuanya diproses secara instan.

Cara Menggunakan E-currency

Bagaimana cara menggunakan e-currency? Jika kita ingin menggunakan e-currency kita harus mempunyai akun di salah satu situs penyedia layanan e-currency, mungkin sebagian besar dari kita tidak asing dengan PayPal kurang lebih seperti itulah e-currency. Namun di sini saya akan menjelaskan beberapa situs yang menyediakan jasa e-currency.
pilihan e-currency fbs

Gambar 1. Macam-macam e-currency

Beroperasi sejak tahun 1998, e-currency asal Moskow, Rusia ini dimiliki serta dijalankan oleh WebMoney Transfer Ltd. Berbasis di Rusia, WebMoney awalnya cuma menargetkan klien di area negara tersebut dan sekitarnya. Namun dengan seiring berjalannya waktu, e-currency ini mulai dipakai secara global, hingga kini telah memiliki lebih dari 30 juta pengguna di seluruh dunia. Pada akhir tahun 2015, WebMoney Europe Ltd. yang berkantor pusat di Cambridge, Inggris mengumumkan pemberian lisensi oleh FCA.
WebMoney juga dikenal karena keunikan sistem "purse"-nya. Dibagi dalam 8 jenis untuk unit mata uang tertentu, purse USD (e-currency WMZ) menjadi tipe paling populer dan banyak digunakan trader forex. Disamping itu, WebMoney juga melengkapi diri dengan sistem pengamanan berlapis untuk melindungi privasi data dan dana klien. Hal ini terbukti dari banyaknya tingkat otorisasi saat Anda melakukan transfer dana. Ada beberapa metode autentifikasi seperti password, secret keys, personal digital certificates, juga layanan E-Num yang bisa menghasilkan password sekali pakai.
Layaknya e-currency lain, WebMoney memiliki keistimewaan transfer cepat juga komisi rendah. Seringnya, deposit ke broker via WebMoney bisa diproses secara instan, dengan fee transfer rata-rata untuk withdrawal berkisar di hitungan 0.8%. Saat ini, ada banyak sekali broker forex penyedia layanan deposit-withdrawal lewat WebMoney, diantaranya XM, FBS, serta FIBO Group.
Untuk mengisi ataupun menarik dana dari akun WebMoney, ada cara yang lebih cepat, praktis, juga murah, yaitu via exchanger. Sentraegold menyediakan layanan jual beli online WebMoney untuk memfasilitasi kemudahan bagi Anda yang ingin melakukan deposit atau penarikan dari akun WebMoney.
FasaPay adalah produk e-currency asal Indonesia yang sudah banyak diandalkan sebagai salah satu solusi pembayaran online terbaik. Meskipun masih relatif baru dibanding WebMoney (FasaPay berdiri sejak tahun 2010-an), namun e-currency ini sudah menjamur penggunaannya, baik di toko online maupun broker forex. Tak tanggung-tanggung, broker penyedia deposit via FasaPay sudah sangat bervariasi, mulai dari IC Markets, Alpari, sampai FBS.
Sistem keamanan data klien di FasaPay tak hanya dilindungi password, tapi juga 4 komponen pengaman lain seperti master code, PIN setting, PIN on transaction, serta API security. Anda bisa mendapatkan informasi mengenai masing-masing sistem keamanan tersebut di halaman ini. Kondisi deposit atau withdrawal lewat e-currency FasaPay juga dikenal cepat dan murah. Jika Anda melihat daftar metode deposit-withdrawal broker, maka pada FasaPay umumnya ada keuntungan deposit instan dengan fee tak lebih dari 0.5%.
Bagi trader Indonesia, penggunaan FasaPay tak sekedar menyuguhkan transaksi online cepat, mudah, dan murah. Sebagai e-currency lokal terpercaya, FasaPay juga dapat menerima pembayaran dalam Rupiah serta menyediakan sistem transfer dengan mata uang tersebut. Namun apabila broker Anda tak menerima deposit dengan Rupiah, maka Anda perlu mengkonversi dana di akun FasaPay menjadi USD dulu. Untuk memungkinkannya, Anda bisa menggunakan jasa exchanger lokal seperti Sentraegold yang melayani jual beli online FasaPay.
Skrill mungkin lebih dikenal dengan nama awalnya yaitu Moneybookers. E-currency ini telah beredar sejak tahun 2001. Perusahaan pemiliknya, Skrill Limited, berbasis di Inggris dan telah mendapat regulasi FCA. Sistem e-currency ini beroperasi dengan visi menjembatani transfer uang berskala internasional namun bertarif rendah. Saat ini layanan e-currency Skrill sudah menjangkau lebih dari 200 negara dan 40 jenis mata uang. Pengisian atau penarikan dana dari akun Skrill bisa dilakukan lewat kartu debit atau kredit.
Soal kemanan data klien, disamping menjadi pengedar e-currency pertama asal Eropa yang diotorisasi oleh FCA, Skrill mengklaim telah menggunakan PCI-DSS Level 1, standar tertinggi di industri Payment Card untuk enkripsi data yang ditransmisikan. Selain itu, akses transfer di Skrill juga dilengkapi dengan Autentifikasi 2 arah untuk menyediakan fungsi keamanan berlapis bagi dana klien. 
Hampir semua broker forex mempunyai fitur deposit-withdrawal via Skrill. Namun tak seperti kondisi transaksi via WebMoney ataupun FasaPay yang cenderung seragam di broker-broker forex, ketentuan deposit atau penarikan via Skrill lebih bermacam-macam, terutama dalam hal ukuran fee. Contohnya, InstaForex menyediakan deposit instan lewat Skrill tanpa komisi, sementara withdrawalnya dilakukan dalam hitungan 1-7 jam kerja dengan beban komisi 1% (maksimal 11.41 USD).
Sebaliknya, FirewoodFX menetapkan fee deposit 3.9% tapi menggratiskan biaya withdrawal untuk penarikan dana dibawah 5,000 USD. Beda lagi di broker penyedia keuntungan zero fee untuk deposit-withdrawal seperti XM. Di sini, semua jenis transfer dengan Skrill tak ada fee apapun, meski ada ketentuan minimal transaksi sejumlah 5 USD.
4.                    NETELLER
Bersama dengan Skrill, NETELLER adalah jenis e-currency yang hampir selalu ada di broker-broker forex penyedia metode pembayaran via e-currency. Didirikan pada tahun 1999 di Kanada, NETELLER kemudian pindah ke Isle of Man pada tahun 2004, NETELLER adalah salah satu layanan e-currency dengan jutaan klien yang tersebar di seluruh dunia. Layanannya dioperasikan oleh Paysafe Financial Services Limited. Induk perusahaannya, Paysafe Group Plc. telah terdaftar di FCA Inggris sebagai "Institusi Uang Elektronik Terotorisasi".
NETELLER menjelaskan sistem pengamanan datanya di bagian "Payment Security" pada website-nya. Kontrol keamanan juga pencegahan penipuan difasilitasi oleh metode-metode khusus seperti BIN/IP checking, monitor transaksi secara real-time, verifikasi kode keamanan (CV2/CVV), penggunaan PCI DSS, dan masih banyak lagi.
Kondisi deposit maupun withdrawal NETELLER di setiap broker tak selalu sama. Hal tersebut rupanya sangat bergantung pada kebijakan broker masing-masing. Ambil contoh dari FBS yang tidak membebankan fee apapun untuk deposit, namun mencantumkan kondisi fee 2% untuk withdrawal. Sementara di FXOptimax, proses withdrawal justru bebas komisi (karena dicover broker) sementara depositnya terdapat fee 2.6%.
5.                   PayPal
Sebagai salah satu penyedia e-payment terbesar di dunia, PayPal berdiri sejak tahun 1998 di AS. E-currency ini dilaporkan sudah memproses transaksi hingga milyaran USD di tahun 2004. PayPal Holdings, Inc. memiliki sejarah cukup panjang sejak tanggal pendiriannya. Sempat diberitakan telah diakuisisi eBay pada akhir tahun 2012, PayPal kemudian dispin-off sebagai perusahaan independen pada pertengahan tahun 2015.
Dibanding 4 e-currency sebelumnya, broker pengguna PayPal tidak terlalu banyak. Hal ini terkait dengan kebijakan perusahaan yang membatasi penggunaan PayPal di negara-negara tertentu, terutama di wilayah negara yang tercantum dalam daftar sangsi ekonomi AS. Peraturan seperti ini tentu bisa membatasi tujuan broker yang ingin berekspansi ke berbagai belahan dunia.
Namun bagaimanapun juga, beberapa broker tetap mempertimbangkan penyediaan PayPal karena sudah dianggap sebagai e-currency pilihan, terutama jika melihat keamanan dan kualitasnya yang telah terbukti. Sebagai informasi, PayPal telah memiliki lisensi dari berbagai wilayah yurisdiksi AS, Australia, serta Uni Eropa.
Sistem keamanan PayPal disusun untuk sama-sama menguntungkan pihak penjual maupun pembeli dalam suatu transaksi online. Dalam mengoperasikan sistem keamanannya, PayPal menjalankan prinsip perlindungan informasi, pencegahan penipuan real-time, perlindungan rekening, penanganan tolak bayar, pemantauan rekening untuk mencegah penipuan seperti phishing email, juga penyediaan layanan keamanan kelas dunia.
FxPro, Pepperstone, serta eToro adalah contoh broker-broker penyedia metode pembayaran lewat PayPal. Tak ada pola tertentu dalam penentuan kondisi deposit-penarikan via PayPal di broker-broker tersebut. Hampir serupa dengan Skrill ataupun NETELLER, beberapa ketentuan seperti waktu proses serta fee transaksi ditentukan sesuai kebijakan broker masing-masing. Pepperstone tak banyak menjelaskan kondisi deposit PayPal, sementara FxPro mengungkapkan fee deposit 2.7% dan lama proses sekitar 10 menit. Sedangkan untuk withdrawal, FxPro tidak membebankan fee apapun, namun menentukan waktu proses 1 hari kerja.



BAB III

KESIMPULAN


Dari penjelasan yang sudah disampaikan dapat disimpulkan bahwa e-currency sangat berguna untuk kemudahan bertransaksi. Dengan e-currency juga tidak ada batasan wilayah untuk penggunaannya. Kegunaan e-currency juga banyak tidak hanya untuk transaksi jual beli tapi juga bira untuk broker forex dan sejenisnya. Terdapat juga banyak jasa layanan e-currency, tidak hanya lima yang telah disebutkan tapi pasti masih ada banyak lagi.

SARAN


                Saran yang bisa saya sampaikan adalah dalam memilih e-currency pilihlah yang paling memudahkan kita untuk deposit, transfer maupun penarikan juga tak mendukung bank yang kita gunakan dan yang paling penting adalah keamanan, semakin banyak fasilitas keamanan yang diberikan semakin baik.

DAFTAR PUSTAKA


Sentraegold. “Apa Itu E-currency?”. 29 Oktober 2014. http://www.sentraegold.com/id/10/apa-itu-ecurrency. Diakses pada 4 Juni 2017 Pukul 08.24 WIB.

Sentraegold. “E-Currency Paling Populer Di Kalangan Trader Forex”. 21 Juni 2016. http://www.sentraegold.com/id/126/ecurrency-paling-populer-di-kalangan-trader-forex. Diakses pada 4 Juni 2017 Pukul 10.01 WIB.

No comments:

Post a Comment